Marketing Automation : Pengertian, Manfaat & Contohnya.

Marketing automation adalah teknik otomatisasi pemasaran dengan software marketing dengan tujuan mengotomatisasi tindakan pemasaran.

Jika Anda merupakan seorang digital marketer advance, pasti mengetahui betul berkenaan kanal-kanal digital yang dapat dimanfaatkan untuk aktifitas marketing. Begitu banyak yang harus Anda kelola secara bersamaan.

Banyak departemen pemasaran harus di otomatisasi tugas yang berulang seperti email, media sosial, dan tindakan website lain. Teknologi Marketing Automation membuat tugas ini menjadi lebih mudah.

Marketing Automation merupakan CRM yang berfungsi untuk mengotomatisasi tenaga marketing. Dimana kerja mereka dituntut untuk bagaimana agar sanggup meraih pelanggan.

Era digital amat erat kaitannya bersama kemajuan teknologi. Teknologi sendiri tercipta supaya dapat mempermudah kerja manusia. Teknologi termasuk erat sekali bersama arti automatic atau otomatis. Nah, di sinilah kuncinya, marketing automation menjadi alat / tools yang dapat digunakan untuk mengantikan kesibukan digital marketing kita secara otomatis.

Ada yang biasa disebut digital asset (owned media) misal berupa website, microsite, mobile apps, blog contents atau sebuah website page saja. Juga termasuk earned media layaknya social media audience (fans / followers) dan email lists subsscriber. Dan Juga paid media layaknya Facebook Ads, twitter ads, instagram ads, social media ads lainnya, ppc ads, dan mobile advertising. Dengan automation marketing kita bisa mensetting, maka sistem marketing tersebut akan jalan sendiri.

Beberapa manfaat software Automation Marketing adalah :
– Segmentasi pelanggan
Segmentasi dalam hal ini adalah segmen pasar yang merupakan target market kita. Misalkan kita menentukan kategori pelanggan berdasar pekerjaan, status, lokasi dll. Sehingga memudahkan kita untuk mempromosikan suatu penawaran tertentu berdasarkan segmen yang tepat.

– Manajemen Company
Automation Marketing juga merupakan Software manajemen yang amat berguna untuk mengeksplorasi data pelanggan dalam rangka mengembangkan komunikasi yang ditargetkan dan ditawarkan.

– Pemasaran berbasis event
Dengan Automation Marketing kita bisa menawarkan suatu hal yang unik yang kita rancang untuk seorang pelanggan pada sasaran yang tepat.

Contoh Automation Marketing :

Anda pemilik toko tas online (e-commerce). Anda sudah menyediakan katalog tas produksi perusahaan Anda yang bisa didownload gratis di sebuah halaman untuk lakukan data mining untuk leads generation misal dengan memasukkan email untuk download atau hanya sekedar menanam pixel ads.

Datanglah seorang visitor A dan memberikan datanya pada Anda selagi visitor A hendak mendownload katalog tas Anda. Bukannya membeli, visitor A justru pergi begitu saja (bounce).

Kemudian esok harinya, visitor A sedang mengakses Facebook dan melihat iklan yang Anda di Facebook. Teknik remarketing ini dengan cara menggunakan pixel facebook, atau disebut retargeting. Masuklah si visitor A ini ulang ke sebuah landing page yang berisikan katalog tas-tas produksi perusahaan Anda lagi. Setelah melihat-lihat, ternyata si visitor A sangat tertarik sebuah tas yang berwarna biru dan menghabiskan lebih dari 3 menit untuk melihat-lihat foto tas warna biru tersebut dari beragam angel & juga membaca uraian lengkapnya. Waktu 3 menit ini tercatat sebagai user behavior yang dapat didefinisikan bahwa visitor A lebih tertarik pada tas warna biru ketimbang tas warna lain. Maka sebelum akan dia pergi ulang dan tidak menjadi membelinya, setelah 3 menit tersebut sistem secara otomatis bakal segera mengirimkan e-mail kepada si visitor A menawarkan bonus dompet jikalau membeli tas warna biru yang dia sukai itu hari ini juga. Maka si visitor A bakal lebih makin tertarik untuk beli tas warna biru tersebut.

Itu seluruh dilaksanakan secara otomatis berasal dari mulai visitor A mendownload katalog tas, sampai e-mail berisikan bonus. Tugas Anda cuma lakukan set up di awal, dan sistem marketing automation ini yang bekerja. Dan juga bisa ditambahkan, e-mail berisikan “terima kasih sudah membeli tas warna biru” pun yang bakal dikirimkan secara otomatis setelah visitor A selesai membelinya.

Baik, itulah pemahaman tentang Automation Marketing. Semoga anda bisa mengimplementasikannya di bisnis anda. Sebenarnya masih banayk pembahasan tentang Automation Marketing ini. Nanti kita ulas lebih lanjut di pembahasan berikutnya.

Tags: Email Marketing marketing Marketing Automation

Komentar ditutup.